Kepastian bahwa GTA 6 tidak bisa dimainkan di PlayStation 4 (PS4) menjadi kabar besar bagi komunitas gamer global. Di tengah euforia penantian panjang terhadap seri terbaru Grand Theft Auto, keputusan ini sekaligus menegaskan perubahan besar dalam arah pengembangan game kelas AAA. Rockstar Games akhirnya angkat bicara dan menjelaskan alasan di balik absennya dukungan untuk konsol generasi lama.
Sebagai salah satu game paling ambisius sepanjang sejarah industri gim, Grand Theft Auto VI memang sejak awal diproyeksikan melampaui standar teknis pendahulunya. Dengan target rilis pada November 2026, GTA 6 dirancang untuk menghadirkan dunia open-world yang jauh lebih hidup, padat, dan realistis dibandingkan GTA 5 yang meluncur pada 2013.
Namun, di balik antusiasme tersebut, muncul pertanyaan besar: mengapa PS4 dan Xbox One benar-benar ditinggalkan?
Rockstar Games Tegaskan: PS4 Tidak Mampu Menjalankan GTA 6
Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari berbagai media internasional, Rockstar Games menegaskan bahwa GTA 6 dikembangkan khusus untuk konsol generasi terbaru. Artinya, game ini hanya akan tersedia di:
- PlayStation 5
- Xbox Series X
- Xbox Series S
- PC (menyusul, belum diumumkan resmi)
Keputusan ini bukan semata strategi pemasaran, melainkan pertimbangan teknis yang sangat mendasar. Menurut Rockstar, arsitektur hardware PS4 dan Xbox One sudah tidak lagi mampu mengimbangi kompleksitas teknologi yang diterapkan di GTA 6.
Dunia GTA 6 Jauh Lebih Besar dan Kompleks
Salah satu faktor utama adalah skala dunia permainan. GTA 6 disebut memiliki peta yang jauh lebih luas dan dinamis, dengan populasi NPC yang lebih cerdas, sistem lalu lintas realistis, hingga simulasi cuaca dan lingkungan yang berjalan secara real-time.
Teknologi ini membutuhkan:
- CPU dengan pemrosesan AI yang tinggi
- SSD super cepat untuk loading tanpa jeda
- GPU modern untuk ray tracing dan visual detail
- RAM besar untuk simulasi dunia yang padat
Sayangnya, PS4 dan Xbox One masih mengandalkan HDD serta CPU lama yang akan menjadi bottleneck besar jika dipaksakan menjalankan GTA 6. Rockstar menilai pengalaman bermain akan jauh dari optimal, bahkan berpotensi merusak reputasi game itu sendiri.
Trailer GTA 6 Jadi Penegasan Tidak Langsung
Jika diperhatikan, trailer perdana GTA 6 hanya menampilkan logo PS5 dan Xbox Series X|S. Tidak ada penyebutan PS4 maupun Xbox One sama sekali. Ini bukan kebetulan.
Rockstar dikenal sangat selektif dalam strategi komunikasi. Ketidakhadiran logo konsol generasi lama menjadi sinyal kuat bahwa GTA 6 memang dibangun dari nol untuk generasi baru, bukan sekadar versi upgrade.
Mengapa Rockstar Tidak Membuat Versi “Downgrade”?
Pertanyaan ini sering muncul di kalangan gamer. Mengapa tidak membuat versi GTA 6 yang diturunkan kualitasnya untuk PS4?
Jawabannya sederhana: biaya dan risiko terlalu besar. Membuat dua versi berbeda berarti:
- Pengembangan lebih lama
- Biaya produksi melonjak
- Potensi bug dan masalah teknis meningkat
Rockstar memilih fokus penuh pada satu standar kualitas tertinggi, ketimbang memaksakan kompatibilitas yang justru mengorbankan visi kreatif mereka.
Bagaimana dengan Versi PC GTA 6?
Meski belum diumumkan secara resmi, pola lama Rockstar hampir selalu sama. Versi PC biasanya menyusul 1–2 tahun setelah rilis konsol. Hal ini juga disinggung oleh petinggi Take-Two Interactive, induk perusahaan Rockstar Games.
Dengan demikian, besar kemungkinan GTA 6 akan hadir di PC pada 2027 atau 2028, dengan peningkatan grafis dan fitur tambahan.
Bocoran Spesifikasi PC GTA 6 (Masih Rumor)
Hingga kini Rockstar belum merilis spesifikasi resmi. Namun, bocoran yang beredar luas menyebutkan kebutuhan hardware yang cukup tinggi.
Spesifikasi Minimum (Rumor)
- OS: Windows 11
- CPU: Intel Core i7-8700K / AMD Ryzen 7 3700X
- GPU: RTX 3060 / RX 6600 XT (8GB VRAM)
- RAM: 16GB
- Storage: SSD
Spesifikasi Rekomendasi (Rumor)
- OS: Windows 11
- CPU: Intel Core i9-10900K / Ryzen 9 5900X
- GPU: RTX 3080 / RX 6800 XT (16GB VRAM)
- RAM: 32GB
Ukuran file GTA 6 juga diperkirakan mencapai 150–200GB, bahkan bisa lebih besar setelah instalasi penuh.
Apakah PS4 Masih Layak untuk Gamer?
Bagi pemilik PS4, kabar ini tentu mengecewakan. Namun, perlu disadari bahwa siklus konsol memang selalu berakhir. PS4 sendiri telah berusia lebih dari satu dekade dan sudah melampaui masa produktif normal sebuah platform.
Banyak game besar terbaru juga mulai meninggalkan PS4, menandakan transisi industri yang tidak terhindarkan.
Studio Lain Mulai Menghindari Rilis Barengan GTA 6
Menariknya, efek GTA 6 tidak hanya terasa pada gamer, tetapi juga pengembang lain. Bethesda Game Studios secara terbuka mengakui tidak ingin merilis The Elder Scrolls 6 di tahun yang sama dengan GTA 6.
Creative director Bethesda, Todd Howard, menyebut bahwa antusiasme terhadap GTA 6 terlalu besar dan bisa “menenggelamkan” game lain jika dirilis berdekatan.
Ini menunjukkan betapa dominannya pengaruh GTA 6 di industri game global.
Kesimpulan: Era Baru GTA Dimulai
Keputusan Rockstar Games untuk tidak merilis GTA 6 di PS4 dan Xbox One adalah langkah logis dalam konteks teknologi dan visi jangka panjang. GTA 6 bukan sekadar game baru, melainkan simbol peralihan era menuju standar open-world generasi terbaru.
Bagi gamer, ini menjadi momen refleksi: apakah siap ikut melangkah ke generasi baru, atau tetap bertahan dengan platform lama?
Satu hal yang pasti, ketika GTA 6 resmi dirilis pada 2026, industri game tidak akan lagi sama seperti sebelumnya.
Baca Juga : 15 Game Seru yang Bisa Mabar untuk Liburan Akhir Tahun, Dijamin Anti Gabut
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : faktagosip

