mabar.online Industri teknologi dan gaming kembali ramai setelah muncul informasi terbaru mengenai rencana Sony mengembangkan perangkat portabel berperforma tinggi. Produk ini disebut-sebut akan menjadi langkah besar berikutnya dalam ekosistem PlayStation.
Berbeda dengan PlayStation Portal yang berfokus pada pengalaman streaming, perangkat baru ini dikabarkan mampu menjalankan game PlayStation 5 secara native atau langsung di perangkatnya. Jika rumor ini benar, maka Sony sedang mempersiapkan perubahan besar dalam cara gamer menikmati game kelas konsol.
Konsep ini menarik karena membuka peluang bagi pemain untuk membawa koleksi game PS5 mereka ke mana saja, tanpa harus bergantung pada koneksi internet stabil atau konsol utama yang menyala di rumah.
Bukan Sekadar Streaming, Tapi Main PS5 Secara Asli
Salah satu poin paling mencolok dari rumor ini adalah kemampuan menjalankan game PS5 secara native. Artinya, game tidak lagi hanya diproses oleh konsol rumah lalu dikirim lewat jaringan, tetapi benar-benar berjalan langsung di perangkat portabel.
Perbedaan ini sangat signifikan. Streaming biasanya membutuhkan jaringan cepat dan stabil, serta sering mengalami delay atau penurunan kualitas gambar jika koneksi bermasalah.
Dengan sistem native, pengalaman bermain akan jauh lebih mulus. Gamer bisa memainkan judul-judul terbaru tanpa takut lag, bahkan ketika sedang bepergian atau berada di tempat tanpa internet.
Hal ini juga membuat perangkat portabel Sony berpotensi menjadi pesaing serius di pasar handheld gaming modern.
Kolaborasi AMD Jadi Kunci Teknologi Baru
Informasi yang beredar juga menyebut bahwa Sony kembali bekerja sama dengan AMD. Kolaborasi ini sebenarnya bukan hal baru, karena chip PS5 juga dibuat dengan teknologi AMD.
Namun kali ini, fokusnya adalah menciptakan unit pemrosesan akselerasi khusus untuk perangkat portabel. Chip ini dirancang agar mampu memberikan performa tinggi dalam format yang lebih kecil dan hemat daya.
AMD sendiri dikenal sebagai pemain utama dalam pasar chip gaming, termasuk di perangkat handheld populer seperti Steam Deck dan beberapa laptop gaming portabel.
Jika Sony benar-benar menggunakan chip AMD generasi baru, perangkat ini bisa menghadirkan kualitas grafis mendekati konsol rumahan, tetapi dalam bentuk yang jauh lebih ringkas.
Targetnya: Visual PS5 dalam Format Mobile
Tantangan terbesar dalam membuat konsol portabel kelas PS5 adalah soal performa dan efisiensi daya. Game PS5 terkenal berat, dengan kebutuhan grafis tinggi, efek ray tracing, serta dunia open-world yang kompleks.
Karena itu, perangkat baru Sony harus mampu menyeimbangkan kekuatan pemrosesan dengan konsumsi baterai yang masuk akal.
Para analis industri menilai Sony ingin menghadirkan pengalaman visual yang mendekati standar konsol domestik. Tujuannya bukan sekadar “main versi ringan”, tetapi benar-benar membawa kualitas PS5 ke genggaman.
Jika berhasil, ini bisa menjadi lompatan besar untuk industri handheld gaming.
Respons Sony terhadap Tren Handheld Gaming
Rumor ini juga dipandang sebagai respons langsung terhadap pertumbuhan pasar gaming portabel. Dalam beberapa tahun terakhir, perangkat seperti Steam Deck, ASUS ROG Ally, dan Lenovo Legion Go semakin populer.
Gamer kini menginginkan fleksibilitas. Mereka ingin bisa bermain game kelas berat tanpa harus selalu duduk di depan TV atau PC.
Sony tampaknya melihat peluang besar di sini. Dengan ekosistem PlayStation yang sudah kuat, perangkat portabel native PS5 bisa menjadi produk yang sangat menarik bagi jutaan pemain.
Apalagi, konsep hybrid seperti Nintendo Switch juga membuktikan bahwa pasar handheld masih sangat besar.
Ekosistem PlayStation Bisa Semakin Luas
Jika perangkat ini benar-benar hadir, Sony dapat memperluas ekosistem PlayStation dengan cara baru. Gamer tidak hanya terikat pada konsol rumah, tetapi bisa membawa library game mereka ke mana pun.
Ini juga membuka peluang model bisnis baru, seperti integrasi PlayStation Plus, cloud save lintas perangkat, hingga pengalaman cross-play yang lebih mulus.
Sony juga bisa menarik pengguna baru yang mungkin tidak ingin membeli konsol besar, tetapi tertarik pada perangkat gaming portabel premium.
Masih Rumor, Tapi Potensinya Sangat Besar
Meski informasi ini masih sebatas rumor industri, antusiasme gamer sudah mulai terasa. Banyak yang membayangkan seperti apa rasanya memainkan game besar seperti Spider-Man, God of War, atau Final Fantasy secara native di perangkat handheld.
Namun, Sony belum memberikan konfirmasi resmi. Detail seperti harga, tanggal rilis, hingga spesifikasi masih menjadi tanda tanya besar.
Tetapi satu hal jelas, jika rumor ini benar, Sony sedang menyiapkan langkah strategis untuk bersaing di era baru gaming portabel.
Kesimpulan: Handheld PS5 Native Bisa Jadi Game Changer
Perangkat portabel Sony dengan chip AMD canggih yang mampu menjalankan game PS5 secara native berpotensi menjadi produk revolusioner.
Dengan performa tinggi, pengalaman tanpa streaming, dan dukungan ekosistem PlayStation yang kuat, konsol ini bisa mengubah cara gamer menikmati game kelas AAA.
Pasar handheld gaming sedang berkembang pesat, dan Sony tampaknya tidak ingin ketinggalan.
Kini, gamer hanya tinggal menunggu apakah rumor ini akan menjadi kenyataan, atau justru menjadi salah satu proyek ambisius yang masih butuh waktu panjang untuk terwujud.

Cek Juga Artikel Dari Platform seputardigital.web.id
